Selasa, 11 Februari 2020

Mari Simak! Keunggulan Bata Ringan dibandingkan Bata Merah


Dijaman ini penggunaan hebel atau bata ringan tidak hanya digunakan untuk proyek-proyek besar seperti proyek perumahan atau bangunan bertingkat tinggi, namun sudah digunakan pada tingkatan proyek yang lebih kecil seperti rumah pribadi baik untuk renovasi maupun bangun baru rumah tinggal.


Bata ringan itu sendiri adalah Material penganti Bata Merah dan Batoko yang diproduksi dengan secara modern dengan mengguakan bahan pasir silika yang dicampur dengan zat foam yang dapat menghasilkan bata ringan menjadi berongga dan ringan.


Bata ringan mempunyai keunggulan lebih jika dibandingkan dengan batu bata merah, harga bukan lagi menjadi masalah karena bata ringan secara akumulatif lebih efisien dan ekonomis.



Berikut beberapa keunggulan yang dimiliki Bata Ringan dibandingkan Bata Konvesional :

1. Berat Bata Ringan terbilang lebih ringan dibandingkan Bata Konvensional sehingga tidak akan membebani Struktur Plat Kolom dan Balok suatu bangungan.
2. Buatan oleh Industri yang menggunakan teknologi modern dan terkomputerisasi, tidak tergantung pada cuaca sehingga produknya lebih standart dan pasokannya terjaga dengan baik.
3. Tekstur lebih halus dan Ukuran yang Presisi, sehingga waktu pemasangan lebih teratur dan Rapi. serta Plasteran acian lebih tipis.
4. Ukuran bata ringan yang lebih besar dari bata merah sehingga pemasangannya lebih cepat dan praktis.
5. Spesi antar bata ringan yang mennakan mortar thin bed yang tipis cukup maksimal 3 mm sehingga pemasangannya lebih cepat dan terlihat lebih rapi
6. Ukuran yang lebih besar dan lebih presisi dari bata merah sehingga pemasangan secara vertikalisasi bata ringan lebih akurat dan terjaga
7. Dengan sistim produksi yang modern serta menggunakan bahan pasir silika, semen dan foam pengembang serta menggunakan mesin berteknologi tinggi sehingga bata ringan mempunyai sifat : mereduksi suhu ruangan, daya redam suara yang baik serta tahan api.


Perbandingan Spesifikasi dari ke 2 Jenis Bata tersebut, diantaranya :

1. BATA RINGAN
  • Berat Jenis Kering : 500 – 550 kg/m3
  • Berat Jenis Normal : 600 – 700 kg/m3
  • Kuat Tekan : > 4N/mm2
  • Konduktivitas Termal : 0,14 W/mK
  • Tebal Spesi : maksimal 3 mm
  • Ketahanan Terhadap Api : 4 jam
  • Jumlah dalam per m2 : 22 – 26 buah tanpa construction waste

2. BATA MERAH
  • Berat Jenis Kering : 1500 kg/m3
  • Berat Jenis Normal : 2000 kg/m3
  • Kuat Tekan : 1,5 – 2,5 N/mm2
  • Konduktivitas Termal : 0,380 W/mK
  • Tebal Spesi : 20 – 30 mm
  • Ketahanan Terhadap Api : 2 jam
  • Jumlah dalam per m2 : 70 72 buah dengan construction waste

Harga Bata Ringan

Bata ringan di wilayah Malang dan sekitarnya dijual dikisaran harga Rp. 560.000 - Rp. 650.000/m3 tergantung merk. Tidak dikenakan ongkir jika pembelian 1 Truck/1 Rit/10.8m3, untuk pengiriman luar kota wilayah Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Dll bisa langsung menghubungi kami MEGATruss Global selaku Distributor Bata Ringan, panel Lantai, dan Semen Instant yang berada di Malang. Kami juga melayani Pemesanan untuk seluruh wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.



MEGATruss Global :

Office :
Citra Garden City (Ciputra), Blok P1. No.4 - Kota Malang

Showroom :
Jl. Mayjend Sungkono 1005, depan Pom bensin Buring - Kota Malang
Phone :

Telkomsel : 0853 3443 9900 ( Call, SMS, WhatsApp, Line )
Indosat      : 0856 5540 0004 ( Call, SMS, WhatsApp )

Phone & Fax : 0341 - 754253

Email : megatrussglobal@gmail.com

Jumat, 24 Januari 2020

Yuk!!, Menghitung Kebutuhan Mortar sebagai Perekat Bata Ringan.



Menghitung Kebutuhan Mortar - Pada Artikel sebelumnya sudah kami jelaskan mengenai cara menghitung kebutuhan Bata Ringan.
Bata ringan itu sendiri adalah Material penganti Bata Merah dan Batoko yang diproduksi dengan secara modern dengan mengguakan bahan pasir silika yang dicampur dengan zat foam yang dapat menghasilkan bata ringan menjadi berongga dan ringan. Salah satu perekat yang cocok diaplikasikan dengan bata ringan adalah semen Instant atau semen Mortar.





Metode perekat Bata Ringan ini pun terlihat lebih Efisien dibandingkan dengan adukan semen dan Pasir. Jumlah untuk kebutuhan semen sering kali digunakan sebagai persiapan dalam melakukan perhitungan RAB. Jumlah kebutuhan Mortar bisa diperhitungkan sehingga bisa dijadikan Estimasi Biaya.



Untuk menghitung kebutuhan mortar itu sendiri perlu mengetahui ukuran tebal dari bata ringan, karena hal ini berhubungan dengan luas bidang yang diberi perekat.


Jumlah kebutuhan Mortar untuk perekat bata ringan terhitung lebih sedikit, karena dari segi metode pelaksanaan sudah diatur dengan alat perata Mortar yaitu Roskam bergerigi atau dengan Cetok biasa.


Penggunaan Mortar ini terbilang sederhana karena hanya memerlukan Campuran air. Berikut cara menghitung kebutuhan Mortar sebagai Perekat Bata Ringan.


Bata Ringan Ukuran 10 X 20 X 60

Berdasarkan Spesifikasi Mortar dan Pengalaman dilapangan, 1 m2 pasangan dinding menghabiskan 4 Kg semen mortar dengan ukuran bata ringan yang diatas. sedangkan kebutuhan airnya hanya memerlukan 1 liter untuk 5 Kg semen.

Contoh Perhitungannya :

Ukuran dinding yang akan dipasang Bata Ringan memiliki Panjang 20 m dan Tinggi 4 meter
Sehingga :

Luas dinding                  = 20 x 4                   = 80 m2
Total kebutuhan Mortar = 80 m2 x 4 Kg/m2 = 320 Kg
Jika dikonversi ke zak   = 320Kg : 40 Kg     = 8 zak
Kebutuhan Air               = 320 Kg : 5 liter    = 64 liter 

Atau biasanya 1 m3 Bata Ringan Membutuhkan Mortar 1 zak (40 Kg)





Sangat mudah bukan?? untuk mengetahui kebutuhan semen mortar pada aplikasi perekat bata ringan. rata-rata tebal untuk perekat bata ringan itu sendiri biasanya sekitar 3 mm. jika ketebalannya diatas 3 mm maka untuk kebutuhannya pun akan lebih besar dalam per m2 nya.
Demikian Artikel dari kami, semoga bermanfaat bagi anda dan bisa menjadi Referensi.



Sekian Terimakasih, Sobat MEGATruss Global!!.

Jumat, 13 Mei 2016

Menghitung Volume Material Pondasi Batu Kali Untuk Bata ringan


Cara Menghitung material Pondasi Untuk Bata ringan sama dengan cara menghitung material pondasi pada umumnya. Hanya saja biasanya Jika dinding memakai bata ringan Volume atau dimensi pondasi bisa dikurangi sedikit, berdasarkan perhitungan dan kekuatan dasar tanahnya sendiri.
Cara Menghitung Volume Material Pondasi www.problogger.web.id
Tips atau Cara Menghitung Volume Material Pondasi : Kali ini kita akan memberikan contoh cara menghitung volume material pondasi batu kali, Pondasi merupakan penahan rumah atau bangunan karenanya konstruksi dapat berdiri kokoh di atasnya. Ketika akan membuat pondasi kita berpikir berapa banyak material yang akan kita perlukan, sehingga kita dapat mempersiapkannya dengan matang. 
misalnya pondasi batu kali dengan gambar berbentuk seperti ini:


Menghitung Volume Material Pondasi www.problogger.web.id
Bentuk trapesium dengan panjang total pondasi adalah 35 m’ lebar atas pondasi 30 cm sedangkan lebar bawah pondasi 60 cm dan tinggi 70 cm

pertama kali kita lihat item pekerjaan yang ada pada pekerjaan pondasi tersebut yaitu:

  1. Pekerjaan Bowplank
  2. Pekerjaan galian tanah
  3. pekerjaan urugan pasir
  4. Pekerjaan pasangan pondasi batu kali 1:5
  5. berikutnya adalah mengitung volume tiap item pekerjaan
Pekerjaan Bowplank

volumenya 35 m’

kayu = 0.01 m3 x 35 = 0.35 m3

paku 0.02kg x35 = 0.7 kg dibulatkan 1 kg

Bowplank ini digunakan untuk pengukuran dan kesikuan letak pondasi agar sesuai dengan perencanaan.

Pekerjaan galian tanah

volume galian tanah = ((0.6+0.9)/2)x0.75= 0.5625

volume total galian tanh=0.5625  x35=19.6875 m3

“tidak membutuhkan material” pada situasi tertentu yang mengalami kesulitan dalam melakukan pembuangan hasil galian tanah maka diperlukan upaya khusus dalam mengatasinya seperti merencanakan suatu area konstruksi yang memerlukan urugan tanah :-) hal ini biasa disebut sebagai cutting fill.

Pekerjaan urugan pasir

Volume urugan pasir = 0.6×0.05 = 0.09

volume total pasir= 0.09 x35 = 3.15

pasir urug = 1.05 m3 x 3.15 = 3.3075 m3

Jumlah pasir 1 truck rata-rata adalah 4m3 jadi kita bisa membeli satu truck pasir untuk pekerjaan pondasi tersebut, namun masing-masing truck mempunyai volume yang berbeda-beda.



Pekerjaan Pasangan batu kali 1:5

Luas penampang trapesium pasangan batu kali =((0.6+0.3)/2)x0.7= 0.315 m2

volume total pasangan batu kali =0.315 x35 = 11.025 m3

batu kali = 1.2 m3 x 11.025 = 13.23 m3

Pasir = 0.54 m3 x 11.025 = 5.9535 m3

Semen = 2.68 zak x 11.025 = 29.547 zak dibulatkan 30 zak



Pekerjaan urugan tanah kembali

volume urugan tanah kembali = 19.6875 – 11.025 – 3.3075

“tanah diambil dari bekas galian”

jadi menurut perhitungan di atas maka volume material yang dibutuhkan adalah

  1. pasir = 3.3075 + 5.9563 = 9.2638
  2. batu kali = 13.23 m3
  3. semen = 30 zak
  4. paku =  1 kg
  5. papan bowplank = 0.35 m3

Kamis, 12 Mei 2016

Hal Yang Harus Diketahui Saat Memasang Panel Lantai AAC



Panel lantai hebel murah

Rumah adalah idaman bagi setiap manusia. Rumah merupakan tempat bernaung dan bertempat tinggal serta sebagai pusat dari segala aktifitas manusia. Mempunyai rumah merupakan kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Oleh karena itu hampir setiap manusia ingin menjadikan rumah sebagai tempat tinggal yang sangat istimewa. Saking istimewanya, sebagian manusia ingin membuat rumahnya sebagus mungkin, bahkan sampai membuat rumah bertingkat hingga beberapa lantai.
Untuk membuat rumah yang mewah tentunya tidak mudah dan tidak membutuhkan biaya yang sedikit. Namun seiring dengan berkembangnya jaman, anda tidak perlu khawatir lagi karena membangun rumah mewah bertingkat sekarang bisa dilakukan dengan cara yang lebih ekonomis, lebih hemat, lebih cepat dan lebih praktis.

PANEL LANTAI BETON adalah solusi terbaru membangun rumah atau bangunan lebih dari 1 lantai (bertingkat). Panel lantai beton berbentuk Balok Press siap pasang, tanpa ribet, modern dan tentu lebih ekonomis.

Berikut ini adalah Cara Cerdas Pemasangan Panel Lantai Beton Rumah atau Bangunan anda:

1. Pemupukan Tumpukan Panel Harus Rata. Hal ini dimaksudkan agar Panel Beton tidak goyang saat dipasang. Tutup permukaan tumpuan panel yang cekung dengan Mortar. Kemudian ratakan permukaan yang menggelembung. (Lihat gambar di bawah ini).
cara pasang panel lantai
2. Tandai Lebar Tumpuan dan tarik benang dari ujung yang satu ke ujung yang lainnya untuk mendapatkan kelebaran tumpuan yang sama. Seperti pada gambar di bawah ini.
cara pasang panel lantai
3. Panel Pertama diangkat dan diletakkan dengan menggunakan "CRANE" atau "HOIST".
4. Posisi Panel Lantai disesuaikan dengan garis/benang dengan bantuan 2 orang tukang.
cara pasang panel lantai
5. Tandai setiap jarak 60 cm dari Panel yang sudah diletakkan.
cara pasang panel lantai rumah

6. Letakkan Panel terakhir di atas potongan balok kayu / blok untuk memudahkan pengambilan "Lifting Gear"
7. Angkat dari bawah dan singkirkan balok kayu / blok tadi.
8. Tutup sambungan celah panel dengan Grouting.
cara pasang panel lantai rumah
 Demikian Cara Cerdas Pemasangan Panel Lantai Beton Rumah atau Bangunan Anda. Jika anda mengikuti cara pemasangan yang benar, maka Pemasangan Panel Lantai Beton akan terasa mudah dan ringan. 

lantaipanel.com

Kelebihan Pemasangan Panel Lantai AAC dengan Konstruksi Besi Baja



Besi Untuk Panel Lantai

Konstruksi baja adalah cara baru untuk membangun rumah dua lantai, kelebihannya membangun rumah dengan menggunakan konstruksi baja, diantaranya :









  1. Kekuatan. 
Tidak perlu di ragukan lagi untuk kekuatan konstruksi baja di banding konstruksi beton, secara teoritis jika di hitung secara cermat dan sesuai dengan aturan standart yang berlaku, maka kekuatan struktur baja adalah sama dengan konstruksi beton. Tetapi memang masing masing konstruksi memiliki kekuarangan dan kelebihan.
  1. Kecepatan. 
Konstruksi baja lebih praktis dan efisien juga efektif dalam pekerjaannya dibanding dengan beton cor yang memerlukan proses pencetakan dan pengeringan yang memakan waktu cukup lama, sehingga kecepatan pembangunan konstruksi dengan menggunakan konstruksi baja bisa beberapa kali lebih cepat dari konstruksi beton cor.
  1. Hemat Biaya.
Penggunaan konstruksi baja juga lebih efektif dan efisien dari segi biaya contoh ketika orang membangun tiang beton cor, penggunaan papan-papan yang dipasang ketika mendirikan tiang beton tidak diperlukan pada konstruksi baja.
  1. Nilai Investasi Bangunan.
Selain hal hal tersebut diatas penggunaan konstruksi baja secara jangka panjang juga  sangat menguntungkan, jika setelah 20 tahun bangunan di bongkar masih mempunyai nilai jual yang tinggi di bandingkan konstruksi beton cor yang memerlukan biaya pembongkaran dan pembuangan puing.
Konstruksi Baja dan Panel Lantai AAC adalah Solusi Cara Hemat dan Proses Cepat Meninggikan Bangunan Rumah

Konstruksi baja sangat tepat bila dikombinasikan dengan panel lantai AAC untuk meninggikan bangunan atau untuk rumah dua lantai. Konstruksi baja sebagai kolom atau ring balok, sedangkan panel lantai AAC sebagai konstruksi lantai yang diletakan di atas struktur konstruksi baja tersebut. Lihat contoh gambar di bawah ini (kolom balok menggunakan struktur konstruksi baja yang dipasang panel lantai AAC di atasnya).

Dengan menggabungkan dua bahan bangunan "baja" dan "panel lantai AAC" proses konstruksi dalam meninggikan bangunan rumah bertingkat akan terasa lebih cepat. Selain dapat meminimalisir waktu dan biaya, menggunakan bahan konstruksi baja dan panel lantai AAC tidak harus menunggu proses pengeringan di lapangan.
Tahapan-tahapan pengerjaan konstruksi lainnya, seperti pasang keramik atau ubin, dinding dan plesteran dinding dapat langsung dikerjakan sehingga memungkinkan proses pembangunan rumah atau gedung akan cepat selesai dengan memakan waktu yang lebih singkat.
Macam-macam jenis profil baja yang sering digunakan sebagai rangka kolom balokan panel lantai AAC


Beberapa standar konstruksi Indonesia menggunakan Baja Profil. Kebutuhan konstruksi secara permanen, kokoh, dan stabil secara kualitas menjadi prioritas utama terselenggaranya pembangunan yang mapan, dan menjadi dasar misi utama proyek-proyek pembangunan konstruksi milik pemerintah. Berikut adalah jenis bahan baja utama yang biasa dipakai di Indonesia sesuai kebutuhan konstruksi.

  1. Wide Flange ( IWF ). WF biasa digunakan untuk : balok, kolom, tiang pancang, top & bottom chord member pada truss, composite beam atau column, kantilever kanopi, dll. Istilah lain: IWF, WF, H-Beam, UB, UC, balok H, balok I, balok WF.
  2. UNP (kanal U). Penggunaan UNP hampir sama dengan WF, kecuali untuk kolom jarang digunakan karena relatif lebih mudah mengalami tekuk. Istilah lain: Kanal U, U-channel, Profil U.
  3. Lipped Channel (CNP ). Biasa digunakan untuk : purlin (balok dudukan penutup atap), girts (elemen yang memegang penutup dinding misalnya metal sheet, dll), member pada truss, rangka komponen arsitektural. Istilah lain : balok purlin, kanal C, C-channel, profil C.
  4. H -  Beam. H Beam biasa digunakan untuk : balok, kolom, tiang pancang, top & bottom chord member pada truss, composite beam atau column, kantilever kanopi, dll. Istilah lain: IWF, WF, H-Beam, UB, UC, balok H, balok I, balok W..
  5. Plat Hitam. Pelat baja datang dengan berbagai standar ukuran dan tingkatan untuk memenuhi persyaratan Anda baik untuk penggunaan secara langsung, di roll atau fabrikasi. Semua produk pelat baja telah melalui protokol kontrol kualitas yang ketat. Pengunaan : pembuatan tangki, plat lambung kapal dan lainnya.
  6. Besi Siku. Kami menyediakan besi siku lobang dan besi siku biasa. Besi siku berbentuk siku sama kaki yang digunakan untuk penggunaan umum dengan ukuran mulai 50 mm sampai 250 mm. Besi Siku Lobang dapat digunakan untuk Rak Lemari, Sandaran buku,dll. Sedangkan untuk besi siku biasa dapat digunakan untuk baja struktural atau kegunaan lainnya dengan tipe yang tersedia adalah equal angle dan unequal angle. Besi siku kami diproduksi dengan standar kualitas yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan regional maupun internasional.
  7. Steel Pipe. Penggunaan : bracing (horizontal dan vertikal), secondary beam (biasanya pada rangka atap), kolom arsitektural, support komponen arsitektural (biasanya eksposed, karena bentuknya yang silinder mempunyai nilai artistik). Istilah lain : steel tube, pipa
  8. T-Beam (Hot Rolled). Sebuah T-beam, digunakan dalam konstruksi, adalah sebuah struktur load-bearing logam, yang berbentuk penampang T. Bagian atas T penampang berfungsi sebagai flange melawan tegangan tekan. Sedangkan Web dari balok di bawah flens berfungsi untuk melawan tegangan tarik dan untuk menyediakan pemisahan tekanan dari kekuatan tekuk. Pengunaan : balok lantai, balok kantilever (kanopi). Istilah lain : balok T.

TAHAPAN PEMASANGAN PANEL LANTAI



1.      Pengiriman panel lantai ringan
Panel lantai akan ditandai oleh kode kode sesuai dengan peletakan di lapangan, setelah itu siap untuk dikirim ke lokasi proyek.

2.      Penurunan panel ke bawah truck dan langsir ke lokasi pemasangan
Setelah sampai dilokasi panel akan diturunkan ke stok area di lokasi proyek dan akan dilangsir menuju ke lokasi pemasangan. Akan lebih baik apabila truck pengiriman bisa langsung berhenti tepat di bawah struktur bangunan yang akan dipasang karena akan dapat langsung diangkat menggunakan hoist / takel.



3.      Pengangkatan panel ke atas struktur dengan takel / hoist
Panel akan diangkat ke atas struktur dengan menggunakan bantuan takel / hoist. Setelah sampai diatas struktur panel akan langsung ditempatkan diposisi sesuai dengan gambar kerja.
 
   
4.      Peletakan dan setting Panel Lantai
Setelah diletakan diatas balok baja atau beton, panel akan digeser dan di setting sehingga peletakannya sesuai dengan gambar kerja.

  
5.      Pemasangan pembesian antar sambungan panel dan diatas balok struktur
Setelah panel lantai terpasang seluruhnya, akan dilanjutkan dengan pekerjaan pemasangan besi diantara sambungan panel lantai dan juga pengikat ke atas balok struktur
 

6.      Cor sambungan antar panel dan diatas balok
Setelah besi pengikat terpasang semua , langkah terakhir adalah melakukan pengecoran disepanjang daerah yang sudah terpasang pembesian. Proses pengecoran ini dapat dibantu dengan bahan Beton Instant K-225 . Kami menyediakan produk ini yang disebut BEPMIX K-225 .


7.      Panel Lantai Ringan telah selesai terpasang dan dapat langsung dipasang keramik
Setelah panel lantai terpasang seluruhnya, akan dilanjutkan dengan pekerjaan pemasangan besi diantara sambungan panel lantai dan juga pengikat ke atas balok struktur

source: lantaipanel.com

Contoh cara menghitung Struktur Untuk Panel Lantai Citicon

Menghitung Struktur panel lantai citicon pada dasarnya sama dengan perhitungan struktur untuk bangunan konvensional, yang membedakan hanya di berat jenis pada plat lantainya yang biasanya untuk plat lantai cor beton konvensional berat jenisnya = 2.400 kg/m3, sedangkan untuk Panel Lantai CITICON berat jenisnya = 800 kg/m3.

Rencana struktur sebaiknya sudah harus ada pada saat pembuatan denah lantai pertama. Perencanaan ruangan-ruangan diatas panel lantai AAC harus  di kompromikan dengan ruangan-ruangan dalam lantai satu, begitu pula sebaliknya. Perencanaan ini merupakan suatu proses merajut denah agar terbentuk banyak kesegarisan antara sisi dinding ruangan-rungan di lantai 1 dan ruangan-rungan di lantai dua yang menggunakan panel lantai AAC. Di karenakan di setiap panel lantai AAC yang diatasnya terdapat dinding harus ada balok struktur di bawah panel lantai AAC.
Perencanaan dan perancangan ruangan-ruangan dalam sebaiknya menghindari penambahan balok anak dan pemotongan panel lantai AAC, oleh karena itu sebisa mungkin jarak antara balok disesuaikan dengan type panjang panel lantai AAC, yaitu mulai dari 1.5 m, 2 m, 2.25 m, 2.5 m, 2.75 m, 3 m terakhir panjang maksimal 3.25 m.Lebar balok beton yang di gunakan sebagai dudukan panel lantai AAC lebar minimum adalah 15 cm, untuk perhitungan dimensi perolehan angka pendekatan dalam estimasi ketinggian beton upper structure dapat di jabarkan melalui rumus berikut:
Tinggi Balok  = 1/12 bentang ruang 

Berikut Contoh perhitungan pembalokan untuk Struktur Panel Lantai Citicon :